NUSA DUA - Dalam pidato pembukaan pertemuan internasional Bali Democracy Forum (BDF) presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali menegaskan sikapnya terkait undang-undang pilkada. SBY menyatakan dirinya menolak undang-undang tersebut.
"Saya secara tegas menolak undang-undang pilkada," sebut SBY di Nusa Dua, Jumat (10/10/2014)z
Pernyataan SBY kali ini cukup mengejutkan. Pasalnya, pernyataannya tersebut disampaikan di depan Presiden Filipina Benigno Aquino III, Sultan Brunei Hasalnah Bolkiah dan PM Timor Leste Xanana Gusmao.
Tidak cuma tiga kepala negara, komentar SBY ini juga disampaikannya di depan sekitar enam menteri luar negeri yang turut datang di BDF.
Walau menyatakan penolakan, SBY mengatakan dia tidak memungkuri dalam pilkada langsung banyak kecurangan yang terjadi. Tetapi ditegaskannya pengesahan UU pilkada bukan lah solusi tepat.
"Jawaban dari kegaduhan ini bukan dengan membatalkan pilkada langsung tetapi dengan mereformasi sistem (pilkada langsung) ini," pungkas SBY. (hmr)
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.