Saat ini, sang Ibu dirawat di Bangsal Edelweis, sedangkan kedua anaknya di bangsal Cempaka RSUD Wates. Tim dokter terus melakukan pemeriksaan secara intensif dengan memberikan obat penetralisir lambung.
Pihak keluarga sendiri cukup tertutup dan tidak mau memberikan keterangan. Semuanya bungkam dan tidak mau dimintai keterangan lebih detail. “Saya tidak tahu, hanya disuruh ke sini,” ujar Warni, nenek korban.
Sementara, Ridwan dan Tsani yang dirawat di satu ruangan masih menggunakan selang infus. Ketika ditanya, Ridwan mengaku diberikan minuman berupa cairan pembersih lantai dengan sendok. “Disuapi pakai sendok,” ujarnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)