Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Keraton: Kesetiaan Abdi Dalem Luar Biasa

Bramantyo , Jurnalis-Sabtu, 08 November 2014 |16:22 WIB
Keraton: Kesetiaan Abdi Dalem Luar Biasa
Keraton: Kesetiaan Abdi Dalem Luar Biasa (Foto: Bramantyo/Okezone)
A
A
A

SOLO - Sejak 30 Oktober 1945 pemerintahan Keraton Surakarta hanya terbatas pada keraton dan berstatus sebagai penjaga nilai budaya. Dalam pemerintahannya, keraton dibantu oleh rayi dalem (adik-saudara sultan) dan abdi dalem

Meski tak lagi memiliki kekuasaan penuh seperti sebelumnya dan hanya sebatas penjaga nilai budaya, namun kemegahaan Keraton Surakarta hingga kini masih diakui oleh sebagian masyarakat Jawa yang percaya akan adannya berkah.

Termasuk para abdi dalem di lingkungan Keraton masih setia mengabdi dan berbakti untuk Keraton. Kesetiaan para abdi dalem ini tak perlu diragukan lagi. Mereka tak mencari gaji. Namun, para abdi dalem ini mencari berkah.

 

Salah satu keturunan Paku Buwono XII Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Suryo Wicaksono, mengatakan, abdi dalam dibagi atas dua golongan besar yaitu Abdi Dalem Punokawan dan Abdi Dalem Kaprajan.

Untuk Abdi Dalem Punokawan betul-betul pengabdi keraton. Mulai dari pengakuan dari pihak keraton sebagai perangkat pemerintahan kraton, penggajian oleh kraton, dan seluruh tugas yang dijalankannya adalah untuk keraton. Sedangkan Abdi Dalem Kaprajan adalah kebalikannya. Pengakuan dan penggajian adalah dari negara RI, dan mereka tidak memiliki beban tugas dari pihak keraton.

"Kesetiaan abdi dalemnya memang luar biasa. Sebab abdi dalem saat direkrut sedari awal ditekankan pada pengabdian tanpa pamrih, tulus dan ikhlas,"ungkap pria yang akrab disapa Gusti Nino saat ditemui okezone

Selain itu menurut Gusti Nino, adanya keterkaitan riwayat masa lalu mereka bahwa leluhur atau kerabatnya dulu juga mengabdi pada keraton sebelumnya. Juga adanya keyakinan abdi dalem bahwa Keraton merupakan tempat yang mengandung berkah, bukan tempat mencari uang ataupun jabatan.

"Berkahnya adalah adanya rasa tentram dalam batinnya yang di dapat dalam pengabdiannya," jelas Gusti Nino.

 

Dari sisi kepangkatan, abdi dalem ini juga dibedakan menjadi dua. Kartiprojo adalah sebutan bagi pangkat rendah mulai Lurah hingga Kanjeng Raden Aryo Tumenunggug (KRAT).

"Untuk besaran gaji kelompok kepangkatan ini di bawah Rp 100 ribu per bulan. Sedangkan untuk pangkat Kanjeng Raden Aryo (KRA) sampai pangkat tertinggi, Kanjeng Gusti (KG), disebut sentono (keluarga dan kerabat keratin) dengan gaji berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp600 ribu per bulan sesuai masa pengabdian,"pungkasnya.

(Carolina Christina)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement