Dendam Alasan Anggota Geng Motor XTC Keroyok Bobotoh

Tri Ispranoto, Okezone · Kamis 13 November 2014 08:54 WIB
https: img.okezone.com content 2014 11 13 340 1064831 dendam-alasan-anggota-geng-motor-xtc-keroyok-bobotoh-FH9C9gckeh.jpg Ilustrasi (foto: Shutterstock)

BANDUNG – Polisi mengungkap motif pengeroyokan terhadap Herdi alias Eboh (22) dan Sambas Tiar (30) oleh anggota geng motor XTC dilatarbelakangi dendam. Pengeroyokan itu menyebabkan Eboh meninggal sementara Sambas masih kritis.

“Motifnya dendam. Saat ini kami sudah amankan 12 dari 15 tersangka. Dari kejadian ini satu korban (Eboh) meninggal dunia dan satu lagi (Sambas) luka berat,” jelas Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP M Ngajib.

Ngajib membeberkan, kasus pengeroyokan bermula saat korban baru saja mengikuti konvoi kemenangan Persib Bandung dengan menggunakan mobil bak terbuka. Tiba-tiba di Jalan Kali Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, para pelaku yang menggunakan tutup muka mengejar kendaraan korban.

Panik dengan kondisi tersebut, korban dan teman-temannya yang lain langsung berhamburan dari mobil yang ditumpangi. Di lokasi hanya tersisa kedua korban yang akhirnya menjadi bulan-bulanan belasan tersangka.

“Korban dipukuli dengan bambu, batu, dan batok kelapa. Usai kejadian korban langsung dibawa ke RS Al Islam. Dan satu korban meninggl satu hari setelah dirawat,” terangnya.

Di tempat yang sama, salah seorang tersangka, Alrizal Fauzi, mengakui pengeroyokan tersebut dilatarbelakangi dendam. Menurutnya, kelompoknya dengan pelaku sebenarnya saling kenal.

“Saat itu, korban sama teman-temannya pas konvoi ngibarin bendera Persib dan bendera Brigez (geng motor lain),” jelas Alrizal yang mengaku sebagai ketua XTC cabang Ciwastra itu.

Tanpa sebab yang pasti, saat kejadian korban bersama sekitar 20 orang lainnya tiba-tiba datang ke tempat tongkrongan para pelaku dan mengibarkan bendera Brigez dan Persib.

Saat dikejar oleh para pelaku, korban dan teman-temannya langsung melarikan diri dan naik ke mobil bak yang semula membawa mereka. “Yang lain berhasil kabur naik mobil, yang dua korban itu jatuh dan langsung kami keroyok,” katanya.

Dalam kejadian ini, polisi sudah menangkap 12 pelaku yakni, Iqbal (18), Iman Maulana alias Sobeng (18), Irwan Setiawan (18), Angga Anggiawan (18), Vicky Franesa (18), Rian Permana (19), Yogi Pratama alias Yogi (19), Ferdi (19), Irawan Firmasyah alias Iwan (19), Rizky Dwi alias Iweng (20), Pratama alias Tama (20), dan Alrizal Fauzi alias Roheng (23).

Seluruh pelaku kini mendekam di tahanan Satreskrim Polrestabes Bandung. Mereka dijerat Pasal 170 ayat 2 KUHPidana tentang Pengeroyokan Mengakibatkan Orang Luka dan Meninggal yang ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini