"Saat ramai-ramainya kepala desa dan warga desa seberang itu dalam rangka acara pernikahan. Banyak juga yang kerjanya itu bertanam di sana, belum pulang," tegasnya.
Menurut Tjahjo, rasa nasionalisme di tiga desa di kecamatan tersebut masih solid. Hanya, persoalannya inventarisasi di 173 kecamatan di perbatasan Indonesia itu memang perlu penanganan yang segera dan cepat. Seperti, infrastruktur menyangkut pendidikan, sekolah, pintu gerbang, pekerjaan, dan lain-lain.
Tjahjo menambahkan, besok akan dilakukan rapat koordinasi dengan Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono untuk pengembangan kawasan infrastruktur.
"Kemudian dirjen pemerintahan umum kami besok ketemu dengan Departemen Agama karena ada 4.000 warga kita yang kesulitan untuk menikah. Kemudian sekjen kami akan coba rapat dengan menteri diknas karena ada 30.000 anak-anak kita yang sulit sekolah," jelasnya.
(Hendra Mujiraharja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.