JAKARTA - Kabar gembira bagi pengguna angkutan umum di ibu kota. Dewan Pimpinan Daerah Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta memutuskan menunda aksi mogok massal hari ini.
Sekretaris Unit Bus Kota Organda DKI Jakarta, Azas Tigor Nainggolan, menjelaskan Organda DKI akan mengadakan dialog dengan Pemerintah Provinsi untuk membicarakan dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terhadap tarif angkutan umum.

"Untuk Jakarta, ternyata hasil rapat semalam, kami akan dipanggil siang ini oleh Pemda DKI untuk membicarakan dampak kenaikan harga BBM terhadap nasib angkutan umum," jelas Tigor kepada Okezone, Selasa (19/11/2014).
Menurut Tigor, pihaknya dijadwalkan bertemu dengan Dinas Perhubungan DKI siang ini pukul 13.30 WIB. Organda DKI pun membatalkan aksi mogok massal hari ini, karena menunggu hasil dialog dengan Dishub.

"Kami menunggu hasil dialog nanti pukul 13.30 WIB dengan Dinas Perhubungan, apakah tuntutan kami diterima atau tidak," jelas Tigor.
Namun demikian, Tigor tetap mendukung rencana aksi mogok massal yang akan dilakukan seluruh pengusaha angkutan umum di seluruh Indonesia hari ini.
"Tapi pada prinsipnya tetap kami teman-teman di Jakarta tetap mendukung aksi yang dilakukan teman-teman di luar Jakarta yang akan mogok beroperasi pada hari ini. Sementara kami yang di Jakarta akan menunggu hasil dialog dengan Pemda siang ini," pungkas Tigor.
(Dede Suryana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.