WASHINGTON – Direktur CIA John Brennan memberi kesaksian mengenai teknik penyiksaan yang dilakukan agennya. Menurut dia, program tersebut sudah mendapat izin dari Presiden Amerika Serikat (AS) saat itu, George W Bush.
Setelah AS diserang oleh Al Qaeda, Brennan mengatakan Bush memerintahkan CIA untuk menyiapkan program. Kendati demikian, agen mata-mata tersebut tidak memperoleh pelatihan yang tepat untuk melakukan interogasi terhadap pelaku terorisme.
"Dalam banyak hal program ini, sejumlah wilayah belum dipetakan oleh CIA, dan kami tidak siap," kata Brennan, seperti dikutip Daily Mail, Jumat (12/12/2014).
Dia menambahkan, CIA tidak mampu memantau dan mengembangkan program dan pedoman operasinal dengan cepat.
Brennan melanjutkan, program ini memperoleh informasi yang berguna untuk membantu perang melawan terorisme. Namun, ia menolak menjelaskan apakah informasi didapat melalui taktik interogasi konvensional.
"Ini merupakan fakta yang tidak diketahui," katanya.
(Hendra Mujiraharja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.