"Saya bersama istri saya Anggi Mahesti (27), anak sulung saya Rahardian yang berusia empat tahun dan anak bungsu saya Putri Sekar Arum yang berusia 11 bulan. Selain itu, rombongan kami yakni ibu saya, Sudibyo dan keluarga kakak saya Christianawati (38), suaminya Jodi, dan tiga anaknya, Daniel, Gideon, dan Samuel yang masih berusia tujuh bulan," tutur Ari.
Hingga kini, Ari mengaku masih syok menerima kabar pesawat yang seharusnya ditumpangi bersama keluarganya itu hilang kontak. Ari hanya dapat bersyukur ada hikmah di balik keterlambatannya tiba di Bandara Djuanda.
Dengan adanya peristiwa ini, Ari mengatakan, keluarganya membatalkan rencana untuk merayakan tahun baru di Singapura. Ari mengatakan, hanya ingin menghabiskan liburan akhir tahun di rumahnya.
"Lebih baik kami di rumah dulu," katanya. (sna)
(Stefanus Yugo Hindarto)