TULUNGAGUNG - Sesosok mayat setengah busuk ditemukan di komplek eks Pabrik Gula (PG) PTPN X Kunirwungu, Desa Kaliwungu, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung.
Merujuk daleman celana pendek model hawai bermotif pantai dan kelapa, petugas mengenali identitas mayat sebagai Yoga, pelajar SMK PGRI 04 Kota Tulungagung.
"Melihat kondisinya, diduga yang bersangkutan menjadi korban pembunuhan," ujar Kasi Hukum Polsek, Ngunut Aiptu Sukowiyono kepada wartawan Sabtu (14/2/2015).
Dugaan itu mengacu pada seutas tali rafia yang masih menjerat batang leher kuat-kuat. Darah yang mengering, lebam bekas pukulan, serta busuk membuat wajah warga Desa Purworejo, Kecamatan Ngunut itu sulit dikenali.
Melhat jasad dengan aroma tak sedap, tiga remaja yang asyik berfoto foto di bangunan loji tidak terpakai itu, langsung kabur ketakutan.
"Tiga orang saksi itu yang pertama kali melapor ke satpam eks Pabrik Gula yang kemudian berlanjut ke Mapolsek," terangnya.
Informasi yang dihimpun, Yoga tidak pulang sejak Kamis 12 Februari 2015. Saksi keluarga mengatakan korban tidak pulang sejak pamit mengantar adiknya sekolah.
Di warung kopi tempatnya bekerja, Yoga juga tidak ada. Walau berstatus pelajar, seperti diketahui korban nyambi bekerja sebagai pelayan di salah satu warkop di Ngunut.
"Saat ini kita masih melakukan penyelidikan. Sebab informasinya korban mengendarai motor suzuki satria. Dan kini kendaraan itu tidak ada," pungkasnya.
Sementara sebelum ditemukanya mayat, Dedi Gunawan, Satpam eks PG Kunirwungu mengaku, tidak melihat sesuatu yang mencurigakan.
Bila melihat kondisinya yang busuk, diduga usia mayat sekitar tiga hari. "Komplek eks PG ini memang terbuka. Dimana masyarakat umum mudah mengakses. Namun kami tidak melihat hal-hal yang mencurigakan," ujarnya.
(Misbahol Munir)