Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Batu Akik dan Mimpi Bertemu Perempuan Cantik

Rus Akbar , Jurnalis-Rabu, 25 Februari 2015 |05:31 WIB
Batu Akik dan Mimpi Bertemu Perempuan Cantik
Edo dan batu lumuiknya (Foto: Rus Akbar/Okezone)
A
A
A

PADANG - Edo (35), warga Jalan Perak, Kelurahan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat, memiliki tumpukan batu akik lumuik Sungai Dareh seberat 9,5 ton. Tentu batu-batu tersebut belum diolah sama sekali.

Sejak ia menggeluti bisnis batu akik pada 2005, banyak peristiwa aneh yang dialaminya, seperti bermimpi bertemu perempuan cantik dan ikan besar.

"Saya tidak tahu apakah ini ada hubungannya atau tidak. Tapi biasanya jika bermimpi itu saya akan dapat batu super," tuturnya kepada Okezone.

Menurut dia, setiap mimpi ada artinya. Jika pada malam harinya bermimpi mendapat ikan mas, biasanya keesokan harinya dia mendapat batu super lumuik Sungai Dareh bermotif kumbang jati.

"Tapi kalau bertemu perempuan dalam mimpi biasanya mendapat batu akik motif badai salju. Saya tidak tahu apakah itu mitos atau tidak, tapi saya alami sendiri," ungkapnya.

Namun tidak setiap mimpi bertemu perempuan cantik atau ikan akan mendapat batu super keesokan harinya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, awalnya batu akik dijual dengan skala kecil. Batu ditaruh di kantong kresek di mana setiap kantongnya senilai Rp300 ribu dengan berat antara 1,5 dan 2 kilogram.

"Kalau sekarang mungkin harganya sudah mencapai Rp20 juta," tuturnya.

Namun saat ini dia sudah tidak mencari batu lagi, melainkan menjadi pengepul.

"Kini saya tinggal menampung dari warga, seperti kontrak lepas. Kalau ada batu saya beli, tapi batunya dilihat dulu," ujarnya.

Saat ini harga pasaran batu badar besi dari Sungai Dareh Rp100 ribu per kilogram, sedangkan batu lumuik Sungai Dareh hanya Rp40 ribu. Saat ini harga batu lumuik Sungai Dareh sedang anjlok.

"Ini akibat ulah penjual yang melepas batu mereka dengan harga murah terus-terusan karena tidak laku. Itulah mengapa harganya turun,” katanya.

Namun hal tersebut tidak masalah baginya. Edo sudah mengantisipasinya dengan mengembangkan sayap dengan mengambil batu akik jenis lain, yakni pasaman lumuik merah.

"Saya sengaja mengembangkan. Kalau bertahan di lumuik Sungai Dareh tidak selalu stabil harganya," pungkasnya.

(Misbahol Munir)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement