Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lulung Cs Belum Lapor Harta Kekayaan, Taufik: Kita Kolektif Kolegial

Arief Setyadi , Jurnalis-Rabu, 18 Maret 2015 |06:18 WIB
Lulung Cs Belum Lapor Harta Kekayaan, Taufik: Kita Kolektif Kolegial
Lulung Cs Belum Lapor Harta Kekayaan, Taufik: Kita Kolektif Kolegial (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Setiap penyelenggara negara diharuskan melaporkan harta kekayaan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, tidak demikian yang terjadi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta.
 

Dari data yang dihimpun Okezone, setidaknya ada beberapa wakil rakyat di Ibu Kota yang tidak melaporkan harta kekayaan atau Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) mereka ke KPK. 

Dari situs resmi KPK; http://www.kpk.go.id/id diketahui para pimpinan DPRD DKI tak melaporkan harta kekayaan, meliputi Muhammad Taufik (Gerindra), Abraham Lunggana (Haji Lulung) asal PPP, Prasetyo Edi Marsudi (PDIP), Ferial SOfyan, Asraf Ali, dan Muhammad Sangaji (Ongen Sangaji).

Taufik ketika ditanya soal LHKPN membenarkan kalau dirinya belum melapor LHKPN dengan alasan masih menunggu kesiapan rekan-rekannya di parlemen. Dirinya sendiri telah rampung menyusun daftar kekayaannya untuk diserahkan ke KPK.

"Saya sudah siap (menyerahkan LHKPN). Tapi kan mesti kolektif jadi tinggal menunggu teman-teman (DPRD)," ujarnya kepada Okezone, Selasa (17/3/2015).

Menurut Taufik, penyerahan LHKP akan dilakukan secara kolektif lantaran formulir dibagikan melalui sekretariat dewan. Jadi tak perlu ada yang dipermasalahkan dan dia juga berharap semua anggota dewan bisa menyerahkan LHKPN secepatnya.

"Secepatnya sudah bisa disiapkan, jadi enggak ada masalahnya," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement