nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gus Dur Tidak Mundur Diancam Teror Sniper

Randy Wirayudha, Jurnalis · Sabtu 21 Maret 2015 05:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 03 21 337 1122073 gus-dur-tidak-mundur-diancam-teror-sniper-lvLLYHpD28.jpg Almarhum Gus Dur

JAKARTA – Ketimbang Presiden RI ketiga BJ Habibie yang terbilang minus catatan ancaman pembunuhan di masa kepresidenannya yang singkat usai menggantikan Soeharto, Presiden RI keempat, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur tak jarang menerima laporan ancaman pembunuhan.

Adalah mantan Danjen Kopassus, Prabowo Subianto yang dalam buku ‘Gus Dur Presiden Republik Akhirat’, dikatakan mengancam nyawa Gus Dur dengan menyiapkan 100 penembak jitu.

“Sampaikan pada Gus Dur, kalau tetap berkoar-koar seperti itu, saya punya 100 sniper (penembak jitu) yang siap membuangkan Gus Dur,” demikian dituturkan mengutip pernyataan Prabowo yang tertuang dalam buku garapan Muhammad Zakki itu.

Gus Dur yang pantang mundur apalagi gentar, justru memberi respons santai. “Kalau benar Prabowo bilang begitu, tolong tanyakan padanya, Pak Prabowo agamanya apa? Kalau dia menjawab Islam, tolong tanyakan nyawa itu milik siapa?” jawab Gus Dur.

Ancaman lain juga pernah diterimanya via surat elektronik pada 5 Juni 2008. Dalam e-mail yang dikirim pelaku yang menggunakan akun Yahoo yang bodong itu melayangkan ancaman, "Katakan pada seluruh rakyat indonesia, KAMI akan membunuh Gus Dur dalam waktu dekat, ingat, KAMI AKAN MEMBUNUH GUSDUR DALAM WAKTU DEKAT!!!".

Sebelum menjadi Presiden RI, Gus Dur juga pernah mengungkapkan bahwa dia pernah tiga kali mengalami percobaan dibunuh oknum-oknum ‘gelap’ pada rezim Soeharto. Pengakuannya itu datang pada sebuah program wawancara eksklusif di sebuah TV Swasta, 29 September 2009.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini