Rakyat Indonesia marah atas sikap Singapura ini, ketika Jenazah Usman-Harun tiba di Indonesia masa melakukan demonstrasi besar-besar di depan Kantor Kedutaan Besar Singapura di Jakarta.
Setelah peristiwa tersebut, Lee Kuan Yew melakukan kunjungan kenegaraan. Soeharto pun menerima kunjungannya di Jakarta. Namun, Soeharto punya syarat jika Lee Kuan Yew harus melakukan tabur bunga di atas makam Usman-Harun.
Lee pun menyetujui syarat tersebut, sehingga ketika ia berkunjung ke Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Ia menabur bunga di atas makan Usman-Harun. Kisah ini tertuang dalam buku Pak Harto the Untold Story.
Bagi masyarakat Singapura hingga saat ini. Nama Usman-Harun merupakan penjahat, dan kasus ini sempat memanas lagi ketika Indonesia menamai kapal perangnya dengan nama Usman-Harun.
(Muhammad Saifullah )