Bahkan, Lulung sempat meminta wartawan untuk menyumpahi dirinya. Dia juga menantang taruhan, jika ia bersalah maka dia merelakan asetnya senilai Rp8 miliar.
"Gue jamin gue enggak salah. Lu sumpahin gue sekarang baca Al Fatihah. Kalau gue bersalah buru-buru gue ditahan. Kita fair saja. Rumah gue Rp2 miliar, ruko ada tiga, jadi Rp6 miliar. Lu (wartawan) Rp100 juta aja. Ayo tanda tangan. Kalau gue terlibat lu ambil dah. Makanya, enggak bisa omongan lu katanye-katanye saja. Gue berani jamin gue enggak salah," tegasnya.

Keyakinannya itu berlandaskan pada ketidakaktifannya di Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI periode 2009-2014.
"Satu tahun Banggar 30 kali pertemuan. Dari pembahasan KUA-PPAS terus. Lima tahun paling banyak berapa kali, paling banyak tujuh kali," tandasnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.