Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jika Terlibat Kasus UPS, Lulung Rela Asetnya Rp8 M Disita

Angkasa Yudhistira , Jurnalis-Rabu, 01 April 2015 |00:18 WIB
Jika Terlibat Kasus UPS, Lulung Rela Asetnya Rp8 M Disita
jika terlibat kasus UPS, Haji Lulung rela asetnya Rp8 miliar disita (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Haji Lulung mengakui jika dirinya akan dipanggil Bareskrim Mabes Polri terkait kasus Uninterruptible Power Supply (UPS) untuk tahun anggaran 2014.

"Gue dikasih tahu sudah lama, Pak Haji akan kita panggil kan. Pokoknye gue dipanggil siap," kata Haji Lulung saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (31/3/2015).

Namun, dirinya tidak mengetahui secara pasti kapan dirinya akan dipanggil. "Enggak tahu kapan, terserah dia (penyidik Bareskrim). Sudah tahu lama," ujarnya.

Politisi PPP itu pun meyakini bahwa pemanggilan tersebut hanyalah untuk dimintai keterangan. Dan dirinya pun yakin bahwa dirinya tidak terlibat dalam proyek pengadaan UPS.

Bahkan, Lulung sempat meminta wartawan untuk menyumpahi dirinya. Dia juga menantang taruhan, jika ia bersalah maka dia merelakan asetnya senilai Rp8 miliar.

"Gue jamin gue enggak salah. Lu sumpahin gue sekarang baca Al Fatihah. Kalau gue bersalah buru-buru gue ditahan. Kita fair saja. Rumah gue Rp2 miliar, ruko ada tiga, jadi Rp6 miliar. Lu (wartawan) Rp100 juta aja. Ayo tanda tangan. Kalau gue terlibat lu ambil dah. Makanya, enggak bisa omongan lu katanye-katanye saja. Gue berani jamin gue enggak salah," tegasnya.

Keyakinannya itu berlandaskan pada ketidakaktifannya di Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI periode 2009-2014.

"Satu tahun Banggar 30 kali pertemuan. Dari pembahasan KUA-PPAS terus. Lima tahun paling banyak berapa kali, paling banyak tujuh kali," tandasnya.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement