"Itulah mengapa saya merasa rakyat Malaysia harus bangun untuk melawan pemerintah yang otoriter," tegas janda dua anak tersebut.
Nurul Izzah Anwar menambahkan, ditahannya sang ayah, Anwar Ibrahim, hanya sebagai simbol, ia mengajak masyarakat Indonesia untuk aktif dalam gerakan yang dinamakan March to Freedom, gerakan global untuk semangat kemanusiaan, kebebasan dan demokrasi.
Salah satu caranya dengan menandatangani petisi lewat situs, www.change.org, perihal permintaan bebaskan mereka atau bebaskan Nurul Izzah. "Ini kesempatan yang bagus untuk melawan pemerintahan Malaysia," lugasnya.
(Randy Wirayudha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.