Mendapatkan ancaman, dirinya langsung mengantisipasi dengan memegang tangan pelaku. Terjadilah saling dorong dan perkelahian antara keduanya. Salah seorang perampok terjatuh.
"Dia (perampok) jatuh ke pintu sampai pecah,"ucapnya.
Melihat lawannya jatuh, Tri yang sering berlatih Taekwondo dan Boxing mengambil golok, namun dari belakang diserang pelaku lainnya menggunakan golok.
Serangan tiba-tiba ini tidak diantisipasi olehnya sehingga terluka pada bagian kepala yang mengakibatkan kepalanya harus mendapatkan enam jahitan.
"Saya kira cuma satu orang, ternyata ada dua orang, saya kemudian dibacok kena bagian kepala belakang," ucapnya.