Share

Kepala Toko Dalangi Perampokan Minimarket, Rp46 Juta Raib

Budi Setiawan, iNews · Kamis 21 Juli 2022 09:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 21 525 2633467 kepala-toko-dalangi-perampokan-minimarket-rp46-juta-raib-aTyRT0GRrd.jpg Rekaman CCTV perampokan yang didalangi kepala toko (Foto : iNews/Istimewa)

SUKABUMI - Aksi perampokan terjadi sebuah minimarket di Sukabumi, Jawa Barat, dalam aksinya pelaku mengancam korban dengan menggunakan senjata tajam. Perampok pun berhasil menggasak uang Rp46 juta.

Namun, perampokan itu ternyata rekayasa yang dilakukan kepala toko dengan menyuruh pelaku untuk melakukan pencurian di tempatnya bekerja.

Dalam rekaman CCTV terlihat pelaku mengancam karyawan minimarket dengan senjata tajam berupa kapak. Sambil menggiring korban, pelaku memintanya untuk menunjukan tempat penyimpanan brankas.

Pelaku kemudian meminta korban untuk membuka brankas uang lalu menggasak uang tunai puluhan juta rupiah. Tetapi, aksi itu hanya rekayasa yang didalangi kepala toko yang berpura-pura menjadi korban.

Kurang dari 24 jam, pelaku berinisial P dan FS ditangkap polisi di wilayah Baros, Kota Sukabumi. Hasil penyidikan, kedua pelaku telah merencanakan aksi perampokan tersebut sejak sepekan lalu.

Kepala toko berinisial P mengajak FS untuk melakukan pencurian toko tempatnya bekerja. Kasus tersebut terungkap setelah P melaporkan kejadian pencurian itu ke polisi.

Namun, dari keterangan yang diberikan P, petugas curiga karena tidak dapat menjelaskan secara rinci kejadian tersebut.

"Kepala toko P ini tidak bisa menjelaskan kejadian secara rinci," ujar Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Zainal Abidin, Kamis (21/7/2022).

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Dari tangan tersangka polisi menyita uang tunai sebesar Rp46 juta, kapak yang digunakan saat beraksi hingga sepeda motor. Para pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Keduanya langsung digelandang ke mapolsek baros untuk dilakukan penahanan dan penyidikan lebih lanjut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini