Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

109 Liontin Pancawarna Siap Dibagikan ke Delegasi KAA

Tri Ispranoto , Jurnalis-Kamis, 23 April 2015 |18:39 WIB
109 Liontin Pancawarna Siap Dibagikan ke Delegasi KAA
A
A
A

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung bakal memberikan cendera mata bagi para delegasi yang akan menghadiri puncak Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 pada Jumat 24 April besok. Salah satu cendera mata yang menjadi perbincangan hangat adalah liontin dan cincin batu akik khas Indonesia.

Khusus untuk liontin menggunakan batu akik Pancawarna khas Kabupaten Garut yang sudah tersohor di seluruh nusantara. Liontin tersebut dibuat oleh para pengrajin dari Lasminingrat Gemstone yang berdomisili di Kabupaten Garut.

“Alhamdullilah pengerjaannya selesai dan kemarin secara simbolis sudah diberikan kepada Ibu Wali Kota, Bu Athalia Kamil,” tutur Owner Lasminingrat Gemstone, Yudi Nugraha, saat berbincang dengan Okezone, Kamis (23/4/2015).

Yudi mengatakan, liontin tersebut dibuat sebanyak 109 buah sesuai dengan jumlah delegasi yang hadir. Untuk pengerjaan, Yudi dibantu oleh 10 pekerja yang berhasil menyelesaikan pesanan selama satu minggu.

Menurut Yudi, batu Pancawarna yang digunakan untuk liontin adalah yang terbaik di kelasnya. Dalam istilah ‘perbatuan’ Pancawarna tersebut adalah jenis Edong yang berasal dari Gunung Kencana. “Total kita butuh 60 kg batu Pancawarna, itu per kilo harganya Rp5juta. Jadi total Rp300 juta,” bebernya.

Untuk masalah harga yang cukup fantastis tersebut, Yudi memastikan semuanya gratis dan Pemkot Bandung tak perlu mengeluarkan uang sepeser pun. “Bahkan para pekerja mulai dari pemoles sampai yang gosok itu mereka bekerja sukarela,” katanya.

Pihaknya berharap, pengorbanannya mengeluarkan kocek besar akan berimbas pada lebih dikenalnya batu khas Garut di mata dunia. “Kalau para kolektor batu sudah pada tahu Pancawarna Garut, otomatis kita juga akan kenalkan kekayaan lainnya seperti dodol, kulit domba, akar wangi, sampai ke wisatanya,” pungkasnya.(ful)

(Syukri Rahmatullah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement