JAKARTA - Belasan orang dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), menggelar aksi unjuk rasa untuk mengecam eksekusi mati yang tidak lama lagi akan dilaksanakan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), sebagai eksekutor hukuman mati terhadap para terpidana narkoba.
"Kecaman ini secara khusus KontraS arahkan kepada Kejagung yang banyak melakukan inkonsistensi penegakan hukum terutama dalam eksekusi hukuman mati ini," ujar Fatia, koordinator aksi saat menggelar aksi di pintu belakang Kejagung, Jalan Bulungan, Jakarta Selatan, Selasa (28/4/2015).
Menurut Fatia, Kejagung inkonsisten dalam mengabarkan waktu eksekusi mati, yang berakibat peliknya upaya hukum yang tengah dihadapi oleh para terpidana mati.
"Masih banyak upaya hukum yang masih potensial dilakukan oleh terpidana dan kami pun meminta permohonan kepada Jaksa Agung HM Prasetyo, untuk membatalkan hukuman mati," tegas Fatia.