Ia menuturkan, keluarga ingin membuktikan kepada Pemerintah Indonesia bila Mary Jane hanyalah seorang perantara dan tak terlibat sama sekali dalam perdagangan serta peredaran narkoba.
Agus mengapresiasi upaya diplomasi yang dilakukan Pemerintah Filipina yang memohon kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mempertimbangkan kembali eksekusi terhadap Mary Jane. Terlebih, perekrut Mary Jane, Maria Kristina Sergio, telah menyerahkan diri ke Kepolisian Filipina karena merasa bersalah sudah melibatkan Mary.
"Kita ingin membuktikan Mary Jane sebagai perantara. Pemerintah Filipina telah lakukan diplomasi, juga kemarin perekrut Mary Jane menyerahkan diri, dan alhamdulilah Pak Jokowi mau memikirkan lagi soal ini," pungkas Agus.
(Susi Fatimah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.