Sementara Brigadir Dedi juga coba mencabut pistolnya. Kalah cepat, senjata Briptu Suprianto Sigiro menyalak dan peluru menembus kaki, punggung, dan kepala Brigadir Dedi hingga ayah empat anak itu tewas di tempat.
Melihat temannya tewas, Briptu Suprianto Sigiro memilih bunuh diri dengan menembakkan senjata SS1 V2 ke rahangnya hingga tembus kepala bagian belakang. Sebelum mengakhiri hidup, Briptu Suprianto Sigiro sempat mencium Brigadir Dedi yang merupakan sahabat dekatnya itu.
“Sekali lagi ini motif sakit hati karena utang-piutang dan persoalan pribadi. Jadi tidak benar kalau ada isu yang menyebutkan karena persoalan lain,” tegasnya.
Irjen Eko mengatakan, kasus ini masih didalami penyidik Polda Sumut. Terdapat enam orang yang diperiksa, termasuk rekan-rekan kedua personel polisi tersebut dan istri Brigadir Dedi.
“Kasus ini masih terus kami di dalami,” pungkasnya.
(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.