Share

Sabda Raja Irasional

Prabowo, Okezone · Sabtu 09 Mei 2015 09:06 WIB
https: img.okezone.com content 2015 05 09 340 1147035 sabda-raja-irasional-VC5FXoP6aJ.jpg (Foto: Antara)

YOGYAKARTA - Sabda raja yang disampaikan Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Bawono X merupakan sesuatu yang irasional. Mendapat 'dawuh' (perintah) dari Gusti Allah melalui bisikan leluhur tidak ada yang perlu diperdebatkan, karena sudah di luar logika.

"Sabda Raja tidak ada yang bisa diperdebatkan lagi karena itu sesuatu yang irasional," kata Sosiolog UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Fajar Hatma Indra Jaya dikonfirmasi Okezone melalui telephone selulernya, Sabtu (9/5/2015).

Sultan HB X memperlihatkan irasionalitas dalam hidup dengan mengeluarkan Sabda Raja. Padahal, jauh hari sebelumnya, Sultan meminta masyarakat untuk rasional.

Berpikir dengan logika Sultan terlihat dari banyak peristiwa, seperti sebelum meninggalnya juru kunci Merapi, Mbah Maridjan yang diterjang awan panas pada 2010 lalu. Kala itu, Sultan HB X meminta masyarakat lereng Merapi untuk lebih percaya pada teknologi, dari pada sesuatu hal yang mistik.

"Pertanyaannya, kenapa sekarang Sultan justru mempercayai sesuatu hal yang irasional," kata Ketua Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.

Fajar mengakui sosial masyarakat Yogyakarta tidak bisa begitu saja melepas sesuatu yang berbau klenik. Begitu juga dengan budaya yang ada di Kraton, kental dengan nuansa mistik, misal pada bulan Suro (Muharam dalam kalender Jawa), ada pencucian pusaka, kereta, atau labuhan di Pantai Parangkritis.

"Sesuatu yang irasional itu masih bisa diterima masyarakat Yogya. Walaupun, banyak juga masyarakat yang sudah meninggalkan sesuatu yang irasional. Begitu juga dengan sabda raja," jelasnya.

Sultan HB X sendiri menyerahkan sepenuhnya pada diri masing-masing orang perihal sabda raja. Dia meminta supaya melihat sabda raja dengan hati, bukan pikiran. "Untuk memahami Sabda Raja dengan hati, bukan pikiran. Sehingga, apa yang sudah menjadi perintah harus segera dilaksanakan," kata Sultan HB X dalam penjelasan di Pendopo Ndalem Wironegara, tempat tinggal putri sulungnya sore kemarin.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini