BUJUMBARA – Situasi keamanan di Burundi dilaporkan terus memburuk setelah militer mengkudeta Presiden Pierre Nkurunziza Rabu 12 Mei.
Ratusan orang memadati jalan-jalan utama di Ibu Kota Bujumbara sambil menerikan dukungannya kepada militer Burundi.
“Presiden Nkurunziza telah mengabaikan himbauan dari masyarakat internasional, dia kini sudah tidak berkuasa lagi di Burundi,” ujar Pemimpin Kudeta, Jenderal Godefroid Niyombare, seperti dilansir Al Jazeera, Kamis (14/5/2015).
Media lokal melaporkan para demonstran mulai membakar ban bekas di jalanan untuk merayakan jatuhnya Presiden Nkurunziza, Selain itu, suara tembakan masih terdengar di beberapa sudut kota Bujumbara.
Sementara itu, Presiden Nkurunziza mengatakan masih memegang kekuasaan di Burundi. Ia mengatakan kudeta dari Jenderal Niyombare telah gagal total. Saat ini ia sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke Tanzania, dan menyatakan kudeta yang dilakukan oleh Jenderal Niyombare hanya merupakan lelucon.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.