Hinca menambahkan, hingga saat ini Demokrat sedang intens komunikasi dengan PDIP, sedangkan untuk individu, balon wali kota juga menjalin komunikasi dengan partai lainnya.
Ia juga mengungkapkan, dalam komunikasi dengan PDIP tadi, belum bicara tentang siapa calon wali kota atau wakil wali kota.
"Kalau berduet dengan PDIP, tanpa partai lain sudah bisa dipilih. Kalau sudah berduet tinggal pilihan satu (wali kota) atau dua (wakil) kita dapat nomor dua siap, kalau diberi nomor satu ya enggak mungkin ditolak, kalau bisa terjadi Demokrat dan PDIP duet di Medan. Inilah kerinduan nasional yang bagus untuk ke depan. Partai bercita-cita, kita mulai dari Medan," tuturnya.
(Fiddy Anggriawan )