Jembatan Bambu Berumur Puluhan Tahun Penghubung Warga Purwakarta

Irwan, Jurnalis · Minggu 24 Mei 2015 16:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 05 24 525 1154459 jembatan-bambu-berumur-puluhan-tahun-penghubung-warga-purwakarta-PhCfMtjJ7J.jpg ilustrasi jembatan bambu di Srengseng sawah (foto: dok Okezone)

PURWAKARTA - Sejumlah warga di Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Subang, Jawa Barat, menggunakan jembatan gantung yang terbuat dari bambu dan kayu sebagai sarana penyeberangan. Jembatan yang berada di atas Sungai Cilamaya tersebut dibangun sejak 50 tahun lalu dengan teknik konstruksi sederhana, yakni jembatan hanya ditopang kawat sling sebagai penahan beban.

Meski kondisinya memprihatinkan dan membahayakan keselamatan, jembatan yang dinamai Sasak Ma Uwo oleh warga ini merupakan satu-satunya akses yang bisa menunjang aktifitas. Karena jika ingin menggunakan jalan raya, warga harus berputar menggunakan Jalur Pantura atau Jalur Tengah dengan jarak yang cukup jauh.

Berkaitan dengan hal itu, sebenarnya proyek pembangunan jembatan permanen sudah digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta dan Subang. Namun, hingga saat ini proyek tersebut masih terbengkalai.

Pada perencanaannya, jembatan yang bernilai ratusan juta rupiah itu akan menghubungkan Desa Bale Bandung, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang, dengan Desa Cijunti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta.

Belum diketahui kapan jembatan itu selesai dan bisa di gunakan. Hingga saat ini, baru sebagian saja yang sudah dibangun. (fal)

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini