Selain itu, menurut penyelidikan PBB, tentara Israel menembak tujuh sekolah PBB selama perang Gaza. Penembakan tersebut menewaskan 44 warga Palestina. Sementara, pejuang Palestina menggunakan sekolah kosong PBB untuk menyembunyikan senjata dan melancarkan serangan.
Sebagaimana dilaporkan Reuters Minggu (7/6/2012), Pemerintah Israel menentang keras pencantumannya dalam daftar tersebut. Mereka menganggap Ban Ki-moon melawan Israel dengan memasukkan nama negara itu dalam daftar.
Pihak Amerika Serikat (AS) bahkan turut turun tangan dalam peristiwa tersebut. Perwakilan AS untuk PBB Samantha Daya mendesak Ban Ki-moon agar Israel dikeluarkan dalam daftar.
(Pamela Sarnia)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.