BENGKULU - Sejak batu akik booming di seluruh nusantara, Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah tak mau ketinggalan untuk ikut mengoleksi. Kendati demikian, dia ogah mengoleksi batu akik asal luar Provinsi Bengkulu.
Junaidi mengatakan, sejak 2013, koleksi batu Cempaka atau Chalcedony miliknya telah mencapai 26 batu akik. Mulai dari, jenis batu akik, spritus, lavender,batu akik merah (red rafflesia), kuning sunkis (yellow rafflesia), bening kinyang atau (white rafflesia), giok dan kecubung.
''Saya mulai koleksi sejak 2013. Sejak itu ada 26 buah batu akik dengan berbagai jenis,'' kata Junaidi, kepada Okezone.
Ia mengakui, jika batu akik yang ia koleksi tersebut, secara keseluruhan berasal dari Provinsi Bengkulu. Seperti, batu akik dari Kabupaten Bengkulu Selatan, Kaur, Lebong dan Kota Bengkulu. Namun, kata dia, batu akik yang ia paling sayang, merupakan batu akik pemberian sang istri, Horniarty Junaidi, saat Ulang Tahun Ke-44.
''Batu akik yang saya paling suka batu akik pemberian dari sang istri, dan setiap hari saya selalu gunakan,'' jelas Junaidi.
Menurut Junaidi, batu yang ia koleksi tersebut, batu yang berkelas. Khususnya, batu akik red rafflesia, sebab batu red rafflesia memiliki makna tersendiri. ''Saya hanya koleksi chalcedony, selain itu tidak ada. yang jelas batu akik yang paling saya sayang itu batu akik pemberian sang istrti saat ulang tahun,'' pungkas Junaidi.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.