JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta tidak terlalu lama untuk segera mengumumkan nama-nama yang dirasa pantas untuk dirombak dari jabatan menteri.
Menurut mantan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 1997-1999, M Said Didu, komposisi antara Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sebagai sosok pemberani dan memiliki nyali yang besar.
Atas dasar itu, Said meminta mantan Wali Kota Solo itu segera melakukan perbaikan dengan merombak Kabinet Kerja yang diusungnya.
"Kalau diganti dua tahun lagi mending enggak usah. Presiden dan wakil itu bernyali besar jadi dibutuhkan pembantu program sistemik dan teknokrat untuk seluruh ide-ide besarnya," kata Said dalam diskusi bertajuk Menteri Politisi dan Bukan; Bagus Mana? di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2015).
Dia menilai, mantan Gubernur DKI Jakarta itu sebagai sosok yang berani. Lantaran, presiden yang paling berani mengutak-atik bahan bakar bersubsidi (BBM). "Hanya orang bernyali yang mengubah subsidi BBM," ucapnya.

Said berharap, keberanian Presiden Jokowi dalam mengubah subsidi BBM juga dituangkan dalam merombak para menterinya tersebut. "Kita harapkan keberanian yang sama," tandasnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.