Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jalan Sumedang-Malangbong Siap Dilintasi Pemudik

Jalan Sumedang-Malangbong Siap Dilintasi Pemudik
Jalan Sumedang Kota-Wado-Malagbong siap dilalui pemudik (Foto: Kabar Priangan)
A
A
A

WADO - Ruas jalur jalan Sumedang Kota-Wado-Malangbong (Garut), Jawa Barat, yang biasa dijadikan alternatif mudik Lebaran, kini kondisi jalannya seratus persen siap dilintasi. Jalur ini biasanya dipergunakan pemudik dari arah Jakarta atau Bandung menuju Tasikmalaya atau Jawa Tengah. Kesiapan itu karena kondisi jalan ruas jalur tersebut dalam kondisi mulus. Meski di sejumlah titik ada pengerjaan TPT jalan dan perbaikan kecil di tepi jalan.

“Kondisi jalan sangat mulus. Sampai saat ini jalan-jalan yang sedikit berlubang pun sudah ditambal. Jadi tidak akan ada kendala kalau kondisi jalan,” ujar Kapolsek Wado, Iptu Bam­bang Sulihno kepada “KP”.

Hanya saja, kata dia, pemudik yang akan melintasi ruas jalur Wado-Malangbong memang harus sedikit ekstra hati-hati, karena di ruas jalur tersebut banyak kelokan tajam serta tebing curam.

“Terutama perjalanan malam, untuk yang belum tahu medan jalan saya harapkan ekstra hati-hati,” tegasnya.

Pantauan “KP”, ruas jalan Sumedang Kota-Wado-Malangbong (Garut) memiliki rentang panjang sekira 50 kilometer. Untuk jarak Sumedang Kota-Wado 33 Km dan Wado-Malangbong 17 Km.

Kondisi ruas jalan itu mulus berhotmix meski di sejumlah titik ditemukan gelombang atau jalan tidak rata.

Adapun titik-titik rawan kecelakaan seperti di kelokan Cikoneng (Kecamatan Ganeas) sepanjang 1 Km, kelokan Cicapar (Kecamatan Situraja) sepanjang 1 Km, kemudian Tanjakan/Turunan Eba betulan Desa Cinangsi, Kecamatan Cisitu sepanjang 800 meter serta Tanjakan/Turunan Cae betulan Desa Sukajadi, Kecamatan Wado sepanjang 2 Km.

Di titik-titik rawan ini sering terjadi kecelakaan lalu lintas terutama di tanjakan/turunan Eba yang kon­disi jalannya bergelombang akibat kontur tanah di wilayah tersebut rentan ambles. Kemudian di tanjakan/turunan Cae karena sangat curam.

Namun demikian, ruas jalur ini juga masih mengalami ken­dala. Karena belum maksimalnya PJU. Jika PJU minim, ketika memasuki malam kondisi jalan akan gelap.

Untuk titik kemacetan di­mungkinkan bisa terjadi di titik Pasar Situraja, Alun-Alun Darmaraja serta Pasar Wado.

Kapolsek Darmaraja, Komisaris Suparman mengatakan, untuk membantu kelancaran arus mudik di ruas jalan ini pihak kepolisian sektor akan membangun posko-posko di sejumlah titik pada H-7. Dengan harapan bisa membantu juga mengawasi kelancaran arus mudik.

Dikatakan, ruas jalur Sumedang Kota-Wado-Malangbong biasanya dipadati oleh pengendara roda dua. Namun ketika ruas Nagreg mengalami kemacetan dipastikan volume kendaraan yang akan melintasi ke ruas jalan ini akan meningkat.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Polsek Situraja, Ganeas, Cisitu dan Wado dimana Polsek ini adalah wilayah yang dilintasi jalur mudik alternatif. Tentunya petugas akan selalu siaga di posko yang akan dibangun nanti,” ucapnya.

(M Budi Santosa)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement