Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tim SAR Cari Pendaki Hilang, Semeru Ditutup Total

Hari Istiawan , Jurnalis-Kamis, 13 Agustus 2015 |08:28 WIB
Tim SAR Cari Pendaki Hilang, Semeru Ditutup Total
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

MALANG – Mulai hari ini, tim SAR melakukan pencarian pendaki asal Bogor yang hilang di Gunung Semeru sejak Senin (10/8) lalu.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Ayu Dewi Utari menyatakan dengan dilakukannya pencarian oleh tim SAR, maka pendakian ke Gunung Semeru ditutup total. Penutupan dilakukan untuk memudahkan tim SAR dalam mencari jejak pendaki yang hilang.

"Kurang lebih 200 personil yang dilibatkan dari semua unsur yang ada," kata Ayu Dewi Utari, Kamis (13/8/2015).

Sementara itu, setelah pendaki asal Bogor, Daniel Saroha (31) dilaporkan hilang, menurut Kasubag Data, Evaluasi, Pelaporan, dan Humas, Balai Besar TNBTS, Khairun Nisa, ada dua pendaki lainnya yang juga mengalami kecelakaan saat mendaki gunung setinggi 3.676 meter dpl ini.

Dua pendaki itu bernama M. Rendika (20), warga Jalan Penguin 7, No 15, Desa Kenanga Baru, Kecamatan Pecut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara dan Dania Agustina Rahman (19), warga Jalan AR Hakim Perbata, No 04, RT 04 RW 04, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Sukabumi, Jawa Barat.

M. Rendika dikabarkan mengalami patah kaki pada Rabu (12/8/2015) malam, saat mendaki puncak Mahameru. Setelah mendapatkan pertolongan, sekira pukul 20.20 WIB korban dirujuk ke Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Malang.

Sementara Dania Agustina Rahman (19), Mahasiswi Universitas Pasundan, Bandung, ditemukan dalam keadaan tewas ketika mendaki puncak Semeru akibat tertimpa bebatuan. (fds)

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement