BOGOR - Keluarga Ariadin Falani (40), kopilot Trigana Air yang jatuh di Kamp 3 Distrik Okbape Kabupaten Pegunungan Bintang, akan berangkat ke Papua.
Adik Ariadin, Zaki mengatakan, dirinya bersama kedua orang tuanya akan berangkat ke Papua bersama perusahaan Trigana Air.
"Kita mau berangkat ke Papua, bersama rombongan perusahaan. Kami ingin tahu kabar terbarunya seperti apa," kata Zaki saat ditemui di kediaman Ariadin di Perumahan Kenari B 11, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Senin (17/8/2015).
Kata dia, pihak keluarga mendapat kabar soal pesawat Trigana yang hilang kontak pada kemarin malam.
"Kami langsung dikabari oleh perusahaan, bahwa pesawat hilang kontak. Memang sebelum ramai di media, kita sudah dikabari perusahaan. Setelah mendengar kabar itu, saya dan orang tua langsung ke Bogor dari Banjarmasin," ungkap Zaki.
Ia menceritakan, kakaknya sudah tergabung dengan Trigana Air selama tujuh tahun. Ariadin merupakan lulusan sekolah penerbangan Southwind di Texas, Amerika Serikat, dan lulus tahun 1997.
Selama ini, kakaknya selalu menerbangkan pesawat dengan rute jarak pendek. Tak hanya di Papua, Ariadin juga pernah bertugas di Banjarmasin, Kalimantan, Pangkalan Bun, dan lainnya.
"Dia kalau tugas di Papua biasanya dua minggu sekali pulang. Terakhir saya teleponan sama dia, kalau tanggal 20 Agustus nanti dia akan pulang," tuturnya.
Ia dan keluarga tidak menyangka akan mendapat kabar seperti ini. Keluarga hanya bisa berharap Ariadin bisa ditemukan dan masih dalam keadaan selamat.
"Dia itu sosok kakak yang sayang sama keluarga. Sebagai ayah juga dia penyayang sama keluarganya dan dia disenangi sama kerabat-kerabatnya," tukasnya. (awl)
(Susi Fatimah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.