Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Warga Cirebon Tolak Provinsi Pasundan

Warga Cirebon Tolak Provinsi Pasundan
Warga Cirebon tolak nama Provinsi Pasundan (Ilustrasi: Wikipedia)
A
A
A

CIREBON – Wacana untuk mengganti nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Pasundan ditolak warga Cirebon. Keberatan tersebut diwakili oleh sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda Cirebon.

Penggantian nama menjadi Provinsi Pasundan dinilai justru akan kontraproduktif, bahkan hanya akan memicu kelahiran provinsi baru di wilayah Jawa Barat, yang bukan entitas Sunda.

Provinsi Cirebon pun menjadi pilihan satu-satunya sebagai upaya mempertahankan entitas Cirebon, kalau memang Provinsi Pasundan menjadi terwujud.

Penolakan warga Cirebon mencuat dalam diskusi budaya yang menghadirkan narasumber filolog dari Unpad Raffan S Hasyim, budayawan Cirebon yang juga Ketua Lembaga Budaya lan Sastra Cirebon Nurdin M Noer dan budayawan Indramayu Supali Kasim yang dimoderatori Agung Nugroho, di Kota Cirebon.

"Jawa Barat sudah merupakan nama terbaik yang merepresentasikan semua entitas di wilayah Jawa Barat," kata Nurdin M Noer.

Diskusi yang dihadiri seniman, akademisi, wartawan, anggota DPRD Kota Cirebon Jafarudin dan puluhan peserta melahirkan "Manifesto Caruban" yang terdiri dari 4 poin tuntutan.

Selain penolakan penggantian Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Pasundan, mereka juga mendesak agar semua pihak lebih melihat Jawa Barat sebagai sebuah wilayah dengan entitas yang lebih luas lagi, ada Sunda, Cirebon, Betawi, Arab, India, Pakistan dan lainnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement