Wakil Ketua Umum Partai Gerindra tersebut meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak melakukan pendekatan dengan cara kekerasan saat mengeksekusi warga Kampung Pulo.
"Jangan sampai terjadi konflik di masyarakat. Jadi, harus dipastikan juga ke masyarakat apa menerima (untuk digusur). Jangan melakukan pendekatan dengan kekuasaan," ungkapnya.
Selain itu, Fadli menyarankan eksekusi dilakukan setelah semua rusunawa siap ditempati. "Kalau belum jalan (siap) seharusnya jangan dieksekusi dulu, ditunda kalau belum dibangun. Mereka mau tinggal di mana?" tutupnya.
(Fiddy Anggriawan )