JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI, Ruhut Sitompul mengatakan, rencana pembangunan gedung baru yang diinginkan oleh pimpinan DPR harus dikaji kembali di tengah kondisi ekonomi Indonesia sedang terpuruk.
"Kawan-kawan di DPR lah yang mestinya tahu, jadi yang gitu-gitu itu jangan dulu, apalagi Pak Jokowi kan sudah menolak secara halus kok, kalau lihat suasana seperti ini ya harus sabar, masih bagus semua kok," ujarnya kepada wartawan di gedung DPR RI Senayan Jakarta, Selasa (25/8/2015).
Kendati demikian, Ruhut memahami bahwa bertambahnya tenaga ahli anggota DPR memang membutuhkan perluasan sarana dan prasarana kantor yang lebih luas.
Akan tetapi dia mengaku kecewa saat anggota DPR hanya menginginkan satu tower gedung DPR baru, justru pimpinan DPR mengajukan tujuh prasasti yang berarti untuk tujuh tower.
"Kami ini cuma mau bangun satu gedung kok, kita memang kurang, yang diajukan kan sepertinya semua akan diperbaiki, ingat ya ini satu-satunya lembaga yang bawa nama rakyat," terang Ruhut.

Politisi Partai Demokrat itu melanjutkan, pimpinan DPR seharusnya bisa bersikap lebih santun kepada pemerintah terkait rencana itu. Hal itu untuk menunjukkan betapa marwah anggota DPR begitu besar sebagai wakil rakyat.
"Caranya harus bagus, jangan kayak Fahri (Fahri Hamzah), dulu sebelum jadi pimpinan 'gila' sama Jokowi, eh sekarang kayak gitu," sindir Ruhut.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.