nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alasan Bareskrim Gerebek Rumah Mewah di Bandung

Tri Ispranoto, Jurnalis · Kamis 27 Agustus 2015 20:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2015 08 27 525 1203770 alasan-bareskrim-gerebek-rumah-mewah-di-bandung-R7JaUU3XSQ.jpg Ilustrasi

BANDUNG - Teka-teki alasan polisi menggerebek rumah mewah di Komplek Sentra Duta, Jalan Setra Duta Raya E3 No 8, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terjawab sudah. Penggerebekan dilakukan terkait peredaran narkoba jaringan internasional.

Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Budi Waseso, mengatakan, penggerebekan tersebut bermula dari pengungkapan kasus narkoba jenis sabu-sabu di Bandara Soekarno Hatta beberapa waktu lalu.

“Selanjutnya kasus berkembang dan menyangkut beberapa titik sasaran. Salah satunya rumah ini yang sekarang diungkap oleh tim,” jelasnya kepada warawan di lokasi penggerebekan, Kamis (27/8/2015).

Budi mengungkapkan, kasus tersebut berhasil dikembangkan berkat kerjasama tim antara pihak kepolisian, bea cukai, dan pihak imigrasi. Selanjutnya tim masih akan bergerak untuk membongkar jaringan sabu-sabu internasional tersebut.

“Ini baru awal. Tim akan terus melakukan pengembangan sampai tuntas,” tegasnya.

Lebih lanjut Budi membeberkan, pengungkapan kasus ini bermula dari penangkapan seorang WNA asal Taiwan, Chen Hsin Chieh, dan seorang WNI bernama Harry Gandhy di Bandara Soekarno Hatta pada Sabtu 22 Agustus 2015. Dari tangan keduanya polisi menyita 2,5 kg sabu-sabu.

“Dari hasil penyelidikan keduanya mengaku sebagai kurir Lim Chandra Sutioso,” ungkapnya.

Keesokan harinya polisi menciduk Lim Chandra Sutioso di Komplek Ruko Grand Ancol, Jakarta Utara. Saat dilakukan penggeledahan, tim mendapati barang bukti berupa 192 paspor WNA asal asal Taiwan, China, Virtnam dan Mongolia.

Dari jumlah tersebut, Lim Chandra Sutioso mengakui jika 26 paspor di antaranya milik WNA asal Taiwan yang kini menghuni rumah mewah di perumahan Setra Duta.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini