BANDUNG - Pembunuhan yang dilakukan SF (12) kepada mantan pacarnya, Fricila Dina (15), terbilang sadis. Tersangka yang masih duduk di bangku kelas VII tega menghabisi korban dengan memukulkan palu tepat ke bagian pelipis hingga meninggal dunia.
Berbeda dengan kasus pembunuhan lain yang menggunakan senjata tajam, tersangka justru memilih membunuh korban menggunakan palu berukuran cukup besar dengan panjang sekira 30 sentimeter.
"Korban meninggal setelah tiga kali dipukul menggunakan palu. Awalnya dipukul korban tersungkur, setelah itu dipukul lagi. Semuanya mengenai bagian kepala," kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol AR Yoyol, Selasa (1/9/2015).
Dari hasil pemeriksaan, SF mengungkapkan jika palu tersebut sebelumnya disimpan di sebuah rumah kosong tak jauh dari lokasi korban dibunuh, yakni di persawahan dekat Grand Sharon, Jalan Inspeksi Cidurian, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung.
Pihaknya menduga palu tersebut sengaja dipersiapkan untuk menghabisi nyawa korban. Pasalnya saat kejadian tersangka menemui korban dalam keadaan telah membawa palu yang disimpan sebelumnya di rumah kosong.
"Pengakuannya, palu itu untuk merusak bangunan rumah kosong. Tapi saat kejadian pelaku membawa palu itu dengan memasukannya ke tas sekolah," jelasnya.
Kini palu tersebut seolah menjadi saksi bisu kasus pembunuhan sadis tersebut. Untuk kepentingan penyelidikan, palu yang telah berlumuran darah itu diamankan sebagai barang bukti oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.