Ia melanjutkan, mereka berkunjung ke Kuningan pada saat jam pelajaran sekolah masih berlangsung, yakni pukul 09.30 WIB. “Aturannya juga tidak boleh dari Disdik, kalaupun mau silaturahmi bentuk kegiatannya harus jelas, tetapi mereka tidak memberikan alasan jelas dan sebagian pelajar melarikan diri saat ditemui petugas di lokasi,” kata Edeng.
Sementara itu, Kepala SMK Pertiwi Kuningan, Dea Ariana Vamitrianto saat dihubungi Kabar Cirebon menuturkan, sejumlah pelajar dari Cirebon tidak melakukan penyerangan ke Pertiwi, tetapi rombongan hanya ingin main ke Kuningan.
“Karena takut meresahkan, ada warga yang melakukan antisipasi dengan melapor ke polres. Kalau masalah silaturahmi, kami selaku pihak sekolah tidak menerima surat pemberitahuan, baik melalui OSIS maupun sekolah,” tambah Dea.
(Retno Wulandari)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.