Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Buwas Jadi Kepala BNN, Gembong Narkoba Bakal Kocar-kacir

Raiza Andini , Jurnalis-Jum'at, 11 September 2015 |07:24 WIB
Buwas Jadi Kepala BNN, Gembong Narkoba Bakal Kocar-kacir
Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso (Heru Haryono/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Terpilihnya Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) diyakini bakal membuat gembong narkoba domestik maupun internasional kocar-kacir.

Track record Buwas sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) terbukti dalam penanganan kasus-kasus besar, dimana Buwas tidak pernah pandang bulu.

Menurut pengamat politik dari UNAS, Alfan Alfian, Buwas punya bekal tegas dalam mengungkap kasus narkoba yang selama ini menjadi sorotan pemerintah. Dengan begitu, para gembong narkoba akan ketakutan untuk menyebar barang haram itu di Tanah Air.

"Dari ketegasannya, itu sudah modal penting, sehingga diharapkan akan lebih efektif dalam melawan gembong narkoba," kata Alfan, ketika berbincang kepada Okezone, Jumat (11/9/2015).

Alfan meminta Buwas bersikap profesional sebagai Kepala BNN dan tegas seperti saat menjabat sebagai Kabareskrim. Terlebih, kasus narkoba merupakan kasus terberat di Indonesia saat ini.

"Masyarakat ingin melihat profesionalitas Pak Buwas saat menjadi Kepala BNN, seperti pada saat menjadi Kabareskrim," tambahnya.

Alfan menambahkan, dirinya meyakini Buwas sedikit kecewa lantaran digeser jabatannya menjadi Kepala BNN, namun Buwas harus dapat menunjukkan kinerjanya di hadapan masyarakat dan pemerintah untuk dapat menghapus citra buruknya selama menjabat sebagai Kabareskrim.

"Kita lihat kinerja Pak Buwas kelak," tandasnya.

(Fransiskus Dasa Saputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement