Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Masyarakat Boleh Potong Sapi di RPH Cakung

Dara Purnama , Jurnalis-Kamis, 17 September 2015 |06:31 WIB
 Masyarakat Boleh Potong Sapi di RPH Cakung
Ratusan Sapi di RPH Cakung (foto: Dara Purnama/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Direktur Utama PD Dharma Jaya, Marina Ratna Dewi Kusumajati mengatakan, agar masyarakat bisa memotong di Rumah Potong Hewan (RPH) Cakung maupun RPH Pulogadung tidak ada persyaratan khusus. Masyarakat bisa membawa sapi dari luar dan memotong sapinya di RPH.

"Enggak ada syaratnya. Boleh dari luar bawa sapi potong di sini, boleh beli di sini potong di sini boleh, yang penting mengikuti aturan. Dan kalau motong disini yang pasti persyaratan daging yang asuh (aman, sehat, utuh dan halal) pasti dapat, halal iya dan sesuai dengan kaidah untuk idul kurban," terang Marina kepada Okezone di RPH Cakung, Kamis (17/9/2015).

Saat ini, kata dia, di RPH Cakung bisa memotong rata-rata per harinya 300 ekor sapi. Sedangkan menjelang Idul Adha ini sudah terdaftar 200 perserta yang ingin memotong kurban di RPH Cakung.

Selain memotong di RPH Cakung juga, ratusan sapi dijual dengan berbagai jenis mulai dari sapi Bali, Limousin, hingga NTT. Bahkan harga yang dijual juga jauh lebih terjangkau.

"Di sini kami juga jual sapi, harga sapi di tempat kami berupa timbangan jadi tidak ada yang namanya tidak ditimbang, taksir atau jogrok tidak kita lakukan. Jadi sapi dipilih kemudian kita timbang. Jadi kepastian apa yang customer beli itu sudah pasti dan timbangannya pasti. Kalau harganya jika diantar sampai ke tempat Rp 57.500 kalau tidak diantar Rp 57.000/ kilogram untuk semua jenis sama baik sapi Bali, Limousin sama," jelasnya.

Saat ini menurut Marina, kondisi dari RPH Cakung masing belum kondusif dan serba kekurangan. RPH Cakung dengan luas wilayah sebesar 10 hektar ini memiliki RPH sebesar 2.588 meter.

"Kebetulan saya baru di sini menjabat memasuki bulan kesepuluh. Peralatan sudah sekian lama ditinggalkan. Sekian lama tidak dimaintance secara benar sehingga pedagang dibiarkan dalam arti sesuai dengan keinginannya saja. Seharusnya RPH memberikan satu batasan harusnya seperti apa. Tahun depan Dharmajaya harus bisa lakukan itu (perbaikan). Tahun depan saya akan lakukan ke arah yang lebih baik karena RPH sudah ditinggalkan cukup lama," tutupnya.

Kata dia, RPH Cakung jika semua mesin berfungsi dengan baik dalam satu harinya bisa memotong 1.000 ekor per harinya.

(Susi Fatimah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement