JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti memastikan Polri telah mengantisipasi potensi konflik dan sekaligus memetakan zona konflik menjelang pelaksanaan pilkada serentak pada Desember mendatang. Hal itu ditegaskannya usai bertemu Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan.
"Pilkada serentak Polri sudah siap dan di Nias Selatan itu sudah diback-up oleh Kapolda Sumut. Sudah kita antisipasi dan semuanya berjalan baik dan tidak ada masalah dan memang kerawanan itu yang harus kita antisipasi," ujar Badrodin dalam acara silaturahmi Menko Polhukam dengan pimpinan partai politik di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2015).
Badrodin juga menegaskan bahwa pihaknya akan menghentikan penanganan dugaan kasus setiap calon kepala daerah yang berkompetisi pada pilkada serentak.
"Selain itu kita juga akan menghentikan sementara dugaan kasus korupsi dan kita juga berharap surat pemberhentian itu dapat dikeluarkan pada tanggal 23 Oktober," timpal Badrodin.
Polri kata dia, berkomitmen untuk menjaga keamanan dalam proses pesta demokrasi pemilihan kepala daerah. Sehingga, pihaknya akan melakukan pengamanan semaksimal mungkin dalam menjaga pelaksanaan pilkada.
"Kita akan (ciptakan) keamanan sebaik mungkin pada jalannya pilkada serentak nantinya agar semua berjalan baik dan aman," tutupnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.