Afghanistan Diguncang Gempa, Wisma Dubes RI Retak

Jihad Dwidyasa , Okezone · Selasa 27 Oktober 2015 00:26 WIB
https: img.okezone.com content 2015 10 27 18 1238588 afghanistan-diguncang-gempa-wisma-dubes-ri-retak-lybaKxzjeR.jpg Direktur PWNI dan BHI Kemlu RI, Lalu Muhammad Iqbal (Foto: Jihad/Okezone)

JAKARTA – Gempa dahsyat berkekuatan 7,5 Skala Richter (SR) yang mengguncang Afghanistan, Pakistan, dan India, ternyata telah berdampak pada fasilitas Kedutaan Besar RI (KBRI) di Kota Kabul, Afghanistan.

Laporan tersebut disampaikan Direktur Perlindungan WNI & Bantuan Hukum (PWNI & BHI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Lalu Muhammad Iqbal.

“Saya memperoleh laporan bahwa gedung wisma duta besar (Dubes) kami di Kabul, Afghanistan, mengalami sedikit retak. Namun, semua staf di sana dilaporkan selamat,” ujar Direktur PWNI & BHI Kemlu RI, Lalu Muhammad Iqbal, melalui pesan singkat kepada Okezone, Selasa (27/10/2015).

“Hingga saat ini, belum ada laporan yang saya terima perihal korban WNI dalam gempa itu. Sejatinya, di India terdapat sekira 600 WNI. Sedangkan di Pakistan, terdapat 1.000 WNI, 250 WNI berada di wilayah kerja KBRI Islamabad, dan 750 WNI berada di wilayah kerja KJRI Karachi,” tambahnya.

Pria yang akrab disapa Iqbal itu menambahkan, di Afghanistan WNI ada sekira 130 orang. Namun, hingga kini dirinya belum berhasil mengontak KBRI Kabul, Afghanistan untuk meminta informasi lebih lanjut.

Hingga saat ini, otoritas keamanan Afghanistan dan Pakistan melaporkan adanya 100 korban tewas dalam peristiwa gempa dahsyat di wilayahnya.

Sebagaimana diberitakan, pada Senin 26 Oktober, sekira pukul 16.30 WIB telah terjadi gempa dahsyat yang mengguncang wilayah utara Afghanistan, Pakistan, dan India.

US Geological Survey (USGS) yang sebelumnya menyatakan kekuatan gempa 7,7 Skala Richter (SR), kini telah meralat laporannya menjadi 7,5 SR. Pusat gempa diyakini berada pada pegunungan Hindukush, 213 kilometer dari Kota Kabul, Afghanistan.

Di India, otoritas keamanan melaporkan bahwa gedung-gedung di wilayah utara India dilaporkan banyak yang rusak. Selain itu, jaringan telefon di sana juga mati. Namun, hingga kini belum ada laporan mengenai korban jiwa di sana.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini