“Peringatan ini merupakan momentun reaktualisasi nilai-nilai historis perjuangan bangsa, sekaligus menjadi pijakan dalam melanjutkan perjuangan saat ini," tegasnya.
"Peristiwa Puputan yang dipimpin oleh Letnol Kolonel I Gusti Ngurah Rai melawan kaum penjajah yang ingin kembali menguasai tanah air, menunjukkan semangat perjuangan dan persatuan masyarakat Bali, “ tambahnya.
Upacara dengan peserta gabungan Perwira TNI/Polri, Brimob Polda Bali, PNS di lingkungan Pemkab Tabanan, Pemuda Panca Marga Tabanan, Pramuka, siswa-siswi SMP dan SMA ini, dirangkaikan pula dengan penyerahan panji sakti dan surat sakti dari pasukan Ciung Wanara kepada Pemuda Panca Marga.
Acara peringatan juga dimeriahkan dengan ritual persembahyangan oleh masyarakat Desa Marga yang diikuti oleh ratusan para pejuang daerah yang dahulu pernah bertempur melawan serdadu-serdadu Belanda di bawah pimpinan Pahlawan I Gusti Ngurah Rai yang bertempur sangat hebat di daerah Margarana.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.