Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cap Telapak Tangan Muncul di Tembok Gedung KPK

Bayu Septianto , Jurnalis-Senin, 30 November 2015 |13:11 WIB
Cap Telapak Tangan Muncul di Tembok Gedung KPK
cap telapak tangan di tembok Gedung KPK (Foto: Bayu Septianto/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Tembok dekat tangga sisi selatan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedikit berbeda pada hari ini, Senin (30/11/2015). Di tembok tersebut terlihat lebih berwarna dengan adanya cap telapak tangan berwarna-warni di kumpulan kain putih yang telah dijahit hingga membentang layaknya kain spanduk.

Adalah Komunitas Rumpun Indonesia yang membuat Gedung KPK berwarna hari ini. Hal itu dilakukan dalam rangka jelang Hari Antikorupsi yang diperingati setiap tanggal 9 Desember.

Dengan mendirikan meja kecil, mereka mengumpulkan cap telapak tangan dari pegawai-pegawai KPK, awak media yang meliput di KPK, serta para tamu yang berkunjung ke KPK seperti mahasiswa yang sedang berkunjung. Hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pemberantasan korupsi.

Mereka menyediakan kain perca berukuran A3 di mana para relawan membubuhkan telapak tangannya disertai tulisan harapan bagi pemberantasan korupsi.

Koordinator Komunitas Rumpun Indonesia, Aryani Murcahyani menjelaskan, aksi ini merupakan rangkaian kegiatan dalam jelang festival antikorupsi yang digelar di Bandung 10-11 Desember 2015 mendatang.

Tujuan kegiatan ini, menurut Aryani untuk mengumpulkan komitmen masyarakat dalam melawan korupsi yang disimbolkan ke dalam kain perca ukuran A3 itu yang nantinya dijahit menjadi satu sampai berukuran sekitar 30x40 meter.

"Kita jahit sebagai komitmen jadi tekat bersama untuk kembalikan niat baik yang mulai pudar," kata Aryani, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (30/11/2015).

Aksi yang diberi tajuk 'Perca Integritas' ini ditargetkan dapat mengumpulkan 10 ribu cap tangan. Sampai saat ini telah terkumpul delapan ribu cap tangan dari 10 kota yang ada di Pulau Jawa dan Bali.

Cap tangan Perca Integritas ini nantinya akan dipajang di Museum Antikorupsi yang tengah diwacanakan pembangunannya di Kota Bandung, Jawa Barat.

"Antusias publik luar biasa. Sangat menarik tulisan-tulisan pribadi sangat personal dibubuhkan di sebuah kain perca. Target kami sebenarnya ke seluruh Indonesia," pungkas Aryani.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement