Dua Kubu Massa Bentrok, Anggota FPI Terluka

Didin Jalaludin, Koran SI · Minggu 20 Desember 2015 11:43 WIB
https: img.okezone.com content 2015 12 20 525 1271338 dua-kubu-massa-bentrok-anggota-fpi-terluka-5mkzQXDQ0Q.jpg foto: ilustasi Okezone

PURWAKARTA - Dua kubu massa yang berasal dari Front Pembela Islam (FPI) dan massa gabungan dari puluhan ormas yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Sunda Menggugat (AMSM) terlibat bentrok.

Mereka terlibat saling lempar batu di Jalan Veteran, Gerya Asri, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu 19 Desember 2015 petang. Akibatnya, salah seorang massa dari FPI mengalami luka di bagian dahi.

Bentrokan pecah ketika kedua kedua kelompok massa itu saling berpapasan saat keduanya tengah melakukan konvoi di jalanan. Selain mengakibatkan satu orang terluka, dua sepeda motor mengalami kerusakan parah.

"Kericuhan dipicu oleh aksi kelompok FPI yang terlebih dahulu melakukan perusakan terhadap sepeda motor warga yang konvoi. Kemudian mereka terlibat saling serang menggunakan batu," ungkap salah seorang saksi mata, Hery.

Mengetahui ada keributan, aparat gabungan yang berasal dari Polri dan TNI lasung melerai mereka. Bentrokan tersebut tidak berlangsung lama.

Setelah membawa korban bentrokan ke rumah sakit terdekat, polisi yang berasal dari Polres Purwakarta itu kemudian melakukan pengawalan massa FPI ke lokasi acara pelantikan ketua kepengurusan FPI Purwakarta yang akrab dihadiri Ketua FPI pusat Habib Rizieq Shihab, di Jalan Ipik Gandamanah tepatnya di Kampung Sukasari Kelurahan Tegal Munjul Kecamatan Purwakarta Kota, tepat di samping perlintasan rel kereta api.

Seperti deketahui, massa gabungan dari puluhan ormas yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Sunda Menggugat (AMSM) menolak keras kedatangan Habib Rizieq Shihab ke Purwakarta. Habib Rizieq datang ke Purwakarta untuk melakukan pelantikan kepengurusan FPI Purwakarta.

Penolakan Habib Rizieq, karena ketua ormas islam tersebut dituduh telah melecehkan kebudayaan sunda dalam ceramahnya yang digelar pada pertengahan bulan lalu.

Pelecehan tersebut salah satunya, telah mempelesetkan salam Sunda Sampurasun menjadi campur racun. Bahkan perbuatan Habib Rizieq yang dianggap telah menghina kebudayaan orang Sunda ini sempat dilaporkan ke Polda Jabar oleh kelompok budayawan dan seniman Sunda.

(MSR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini