5 Fakta Bentrok Ormas di Sukabumi Tewaskan Satu Orang, Kronologi Terungkap

Mohammad Adrianto S, Okezone · Senin 27 September 2021 21:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 525 2477638 5-fakta-bentrok-ormas-di-sukabumi-tewaskan-satu-orang-kronologi-terungkap-3lW2RZdmJq.jpg Foto: Dharmawan Hadi

JAKARTA - 2 Ormas di Sukabumi, Pemuda Pancasila (PP) dan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten terlibat bentrok di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur, Desa/Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Minggu (26/09/21).

Berikut sejumlah fakta terkait peristiwa tersebut,sebagai berikut:

1. Memakan Korban Jiwa

Sekjen PP Ranting Bojongkalong, Rudi menyebutkan ada korban dari pihak ormas PP yang meninggal dunia pada insiden tersebut.

Korban berinisial EN (48), pemegang KTP alamat di Kampung Cibeureum RT 07/02 Desa Tegalpanjang, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi. Namun, korban saat ini berdomisili di Kampung Cikadu Desa/Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi.

"Kami mendengar kabar bahwa anggota PP Sukalarang meninggal dunia, lalu kami menggalang solidaritas kepada organisasi," ujar Rudi.

Baca juga: Polres Sukabumi Lakukan Penyekatan Cegah Bentrokan Ormas Susulan

2. Timbulkan Kemacetan Panjang

Antrean kendaraan sepanjang 5 kilometer terlihat di lokasi markas ormas PP Pengurus Anak Cabang (PAC) Sukalarang, di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur, tepatnya tanjakan sebelum Tugu Esa Hilang Dua Terbilang, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi akibat dari bentrok kedua ormas.

Wafi (35) menjelaskan bahwa dirinya yang saat itu ingin kembali ke Bandung setelah melakukan dinas, memerlukan waktu 1 jam untuk melintasi Tanjakan Nikmat di wilayah Pasekon hingga markas PP PAC Sukalarang, sebelum pertigaan Tugu Esa Hilang Dua Terbilang.

"Saya akan pulang ke Bandung bersama teman kantor, untuk melewati titik kemacetan membutuhkan waktu 1 jam lebih," papar Wafi.

3. Massa Bisa Ditenangkan

Kasat Intel Polres Sukabumi Kota, AKP Sonson Sudarsono menenangkan massa dari Ormas PP, membuat kerumunan massa mencair. Satu per satu anggota Ormas PP yang datang dari luar wilayah untuk memberikan solidaritas, berangsur mulai meninggalkan markas PP PAC Sukalarang.

“Kami meminta kepada semua anggota PP untuk menyerahkan persoalan ini kepada pihak kepolisian, biarlah kami polisi yang bekerja menuntaskan kasus ini," ujar Sonson kepada massa Ormas PP.

Setelah aparat kepolisian menenangkan massa, terpantau pada pukul 19.30 WIB lalu lintas sudah ramai lancar, tidak ada kemacetan yang parah.

4. Kronologi Kejadian

Menurut berbagai sumber, bentrok terjadi akibat peristiwa bentrok lain yang terjadi antara PP dan BPPKB di Sumedang. Sekumpulan anggota BPPKB kedatangan beberapa orang anggota PP yang baru datang dari tempat undangan yang singgah di sekitaran posko BPPKB.

Setelah itu terjadi cekcok dan mengakibatkan kesalahpahaman, menyebabkan bentrok yang mengakibatkan satu orang anggota PP meninggal dunia.

5. Siagakan Polres

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmasyah menyiagakan Dalmas Kerangka dan Dalmas Inti Polres Sukabumi untuk mengatisipasi adanya bentrok tambahan antar ormas di wilayah hukum Polres Sukabumi.

"Saya perintahkan semua PJU dan Kapolsek malam tadi bekerja dan memastikan tidak ada pengiriman massa ormas keluar wilayah Sukabumi serta untuk menjaga situasi wilayah hukum Polres Sukabumi tetap kondusif," kata Dedy kepada wartawan.

Upaya lain untuk mencegah bentrok antar ormas yaitu melakukan penyekatan di pintu keluar Kabupaten Sukabumi, dan menjaga wilayah tempat sekretariat kedua ormas yang bersengketa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini