YANGON – Mem-bully dan menjadikan perangkat militer sebagai lelucon dengan “tameng” kebebasan berekspresi di sosial media Facebook, masih jadi hal yang haram di negara seperti Myanmar.
Tidak hanya untuk rakyat jelata, anggota partai yang dinaungi pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi pun dijerat hukuman.
Chaw Sandi tun, anggota tim sukses (timses) Suu Kyi yang memenangi pemilu lalu lewat “kendaraan” Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), akhirnya merasakan hukuman jeruji besi untuk enam bulan ke depan.
Chaw yang sedianya sudah ditahan sejak Oktober 2015 lalu, hari ini, Senin (28/12/2015), divonis enam bulan bui oleh Pengadilan Negeri Ma-ubin di wilayah Ayeyarwady, karena ulahnya di medsos Facebook.