MOSKOW – Pemerintah Rusia dilaporkan siap memasok puluhan ribu senapan serbu buatan Kalashnikov (AK-47) pada Kepolisian Afghanistan hingga satu bulan ke depan. Hal itu disampaikan seorang diplomat senior Rusia.
“Masalah pengiriman 10.000 senapan serbu AK-47 beserta amunisi ke ibu kota Afghanistan (Kabul) melalui Kementerian Dalam Negeri Rusia, secara praktis telah diselesaikan dan pengiriman diperkirakan dilakukan pada Januari 2016,” ungkap Utusan Khusus Presiden Rusia untuk Afghanistan, Zamir Kabulov dalam wawancara dengan media TASS, seperti dikutip Xinhua, Rabu (30/12/2015).
Negeri Beruang Merah menganggap pasokan senjatanya sebagai faktor penting untuk memberi kontribusi bagi normalisasi kondisi di Afghanistan, dan pemerintah pimpinan Presiden Vladimir Putin sedang mempertimbangkan serangkaian permintaan lain dari Afghanistan, termasuk pengiriman helikopter yang bersifat komersial.
Kabulov menambahkan, Taliban (kelompok gerilyawan yang telah melancarkan perlawanan di Afghanistan) sejak digulingkan pada penghujung 2001, secara serius terkekang dengan kemunculan pengaruh ISIS. Kelompok radikal ISIS juga diketahui bermusuhan dengan pemimpin Taliban.
“Kami sudah bersikap luwes mengenai masalah kemungkinan dikendurkannya sanksi yang telah dijatuhkan oleh Dewan Keamanan (DK) PBB atas Taliban, jika itu tidak bertentangan dengan kepentingan Afghanistan,” ucap Kabulov.
Kabulov pada awal Desember 2015 mengatakan, Rusia telah membuat saluran komunikasi dengan anggota Taliban, yang turut memerangi ISIS di Afghanistan, walaupun ia tak bersedia mengatakan apakah pemerintahnya memiliki rencana untuk menganggap Taliban sebagai sekutu.
(Jihad Dwidyasa )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.