WESTERN CAPE - Seekor paus pembunuh ditemukan mati terdampar di pesisir Teluk Plettenberg di Western Cape, Afrika Selatan seminggu sebelum Natal.
Ahli Konservasi dan Alam Liar pun meneliti penyebab kematian paus betina tersebut. Fakta mengejutkan terungkap, pada detik-detik terakhir hidupnya paus itu sekarat karena kelaparan.
“Dia kelaparan! Makhluk ini hanya punya sangat sedikit makanan yang benar-benar layak disebut sebagai makanan di dalam perutnya,” kata Gwenith Penry, koordinator Plett Stranding Network di akun Facebook-nya, seperti dikutip dari Mirror, Kamis (31/12/2015).
Setelah dibedah, ternyata mayoritas isi perut paus berukuran 5,7 meter itu, antara lain botol plastik bekas yoghurt, sol sepatu bekas, bungkus makanan. Hampir seluruh ‘makanan’ yang dikonsumsi adalah sampah manusia.