Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bom Sarinah, Busyro: Negara Kecolongan

Markus Yuwono , Jurnalis-Kamis, 14 Januari 2016 |17:35 WIB
Bom Sarinah, Busyro: Negara Kecolongan
Busyro Muqoddas (foto: Okezone)
A
A
A

YOGYAKARTA - Ketua Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Kebijakan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Publik Busyro Muqoddas menilai pemerintah kecolongan aksi teror bom di Sarinah, Jakarta yang menimbulkan sejumlah korban jiwa.

"Kewaspadaan yang beberapa waktu terakhir dinyatakan tak sepenuhnya dijalankan aparat. Pemerintah kecolongan," kata Busyro di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Kamis (14/1/2016).

Mantan pemimpin KPK ini menambahkan, setiap kali ada aksi terorisme, pelakunya ditembak mati, sehingga tidak bisa terungkap. Selain itu, perlu adanya pendekatan untuk pencegahan aksi teror.

"Kepolisian tidak boleh menyembunyikan siapa yang berada di balik semua kejadian terorisme," tegasnya.

Busyro berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mengambil peran membuka dan menyelidiki kasus ini hingga tuntas. "Jangan sampai ada yang tersembunyi," jelasnya.

Sementara Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi informasi yang beredar.

"Kami mengimbau masyrakat tetap tenang dan memercayakan keamanan kepada aparat," pungkas Haedar.

(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement